LET US KEEP AND MAINTAIN RECORDS OF OUR LIVES
Tentang Kami

PUSAT JASA KEARSIPAN

ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA


LATAR BELAKANG

Penyelenggaraan kearsipan sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dilaksanakan oleh lembaga negara, pemerintahan daerah, lembaga pendidikan, perusahaan, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan, dan perseorangan, serta lembaga kearsipan. Masing-masing pihak memiliki tugas dan tanggung jawab sesuai perannya dalam penyelenggaraan kearsipan nasional.

Dalam hal pengelolaan arsip, tugas dan tanggung jawab dibagi dalam dua peran yakni sebagai pencipta arsip dan lembaga kearsipan. Pencipta arsip adalah pihak yang mempunyai kemandirian dan otoritas dalam pelaksanaan fungsi, tugas, dan tanggung jawab di bidang pengelolaan arsip dinamis, yakni arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan pencipta arsip dan disimpan selama jangka waktu tertentu.

Sedangkan lembaga kearsipan adalah lembaga yang memiliki fungsi, tugas, dan tanggung jawab di bidang pembinaan kearsipan dan pengelolaan arsip statis, yakni arsip yang dihasilkan oleh pencipta arsip yang karena memiliki nilai guna kesejarahan, telah habis retensinya, dan berketerangan dipermanenkan yang telah diverifikasi baik secara langsung maupun tidak langsung oleh Arsip Nasional Republik Indonesia dan/atau lembaga kearsipan perlu diselamatkan dan dilestarikan oleh negara.

Pada tataran praktis, semua lembaga negara, pemerintahan daerah, lembaga pendidikan, perusahaan, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan, dan perseorangan melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pencipta arsip. Dengan demikian, semua organisasi dan perseorangan harus mampu dalam pembuatan, pengiriman, penerimaan, penggunaan, pemeliharaan, dan pengurangan jumlah arsip yang digunakan dalam pelaksanaan fungsi dan tugasnya. Kemampuan tersebut dibangun secara mandiri melalui proses pembinaan oleh lembaga kearsipan. Dengan pembinaan yang memadai dan sumber daya pendukung yang mencukupi seharusnya para pencipta arsip mampu untuk mengelola arsipnya, namun pada kenyataannya tidak demikian.

Masih terdapat banyak organisasi yang belum mampu mengelola arsipnya sesuai peraturan perundang-undangan serta norma, standar, prosedur, dan kriteria (NSPK) kearsipan. Ketidakmampuan tersebut disebabkan oleh berbagai sebab yang berbeda-beda di antara para pencipta arsip. Apabila yang menjadi faktor penyebab adalah keterbatasan sumber daya, maka lembaga kearsipan sebagai pembina kearsipan pada dasarnya tidak dapat berbuat banyak.

Menyikapi masalah tersebut pemerintah menetapkan kebijakan bahwa Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) selain sebagai pembina kearsipan nasional juga ditugaskan untuk memberikan bantuan teknis secara langsung kepada pencipta arsip dalam melaksanakanan kewajiban mengelola arsipnya. Bantuan teknis tersebut tidak bersifat hibah melainkan melalui pembiayaan dengan mekanisme penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Untuk itu dibentuklah Pusat Jasa Kearsipan yang memiliki tugas memberikan pelayanan jasa di bidang kearsipan.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor Nomor 63 Tahun 2014 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Arsip Nasional Republik Indonesia, jenis pelayanan jasa kearsipan meliputi:

a) Pembuatan pedoman kearsipan untuk organisasi atau lembaga;

b) Pembuatan program aplikasi sistem kearsipan;

c) Pembenahan arsip;

d) Pemeliharaan dan perawatan arsip;

e) Penyimpanan arsip.

Pelayanan setiap jenis jasa tersebut dilaksanakan berdasarkan standar pelayanan jasa kearsipan dengan dukungan sumber daya yang disepakati dalam perjanjian kerja sama (PKS) antara Pusat Jasa Kearsipan dan pihak pengguna jasa.

Dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya, setiap tahun Pusat Jasa Kearsipan melakukan promosi dan penjajakan serta pemantauan dan evaluasi terhadap pelayanan jasa kearsipan yang pernah diberikan. Penjajakan umumnya dilakukan terhadap instansi pemerintah pusat/daerah, badan usaha milik negara/daerah, dan perusahaan swasta. Dari penjajakan yang dilakukan, sebagian di antaranya ditindaklanjuti dengan kerja sama untuk pelaksanaan pekerjaan jasa kearsipan tertentu.

Find Us
Arsip Nasional Republik Indonesia

Jl. Ampera Raya No. 7 Jakarta 12560 - Indonesia

Telephone :
+62 21 780 5851
+62 21 781 5157

Fax : +62 21 7810280 - 7805812